Sepekan dan Kasur

"Kalau sudah sakit baru tahu nikmatnya sehat."
Begitulah kira-kira suara hati ketika sedang dilanda rasa sakit. Siapa yang tidak kenal dengan yang namanya 'sakit'. Sejak dulu lawannya sehat ya sakit. Ngobrol singkat tentang sakit ini, Rasulullah SAW pernah menasehati seseorang, beliau mengatakan dalam hadistnya:
“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara (1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, (2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, (3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,(5) Hidupmu sebelum datang matimu.”{HR Ibnu Abbas RA}.
Sepekan lalu, saya sempat jatuh sakit. Panas tinggi disertai hiruk pikuknya. Sudah jadi semacam habit, kalau sudah kelelahan akut tiba-tiba drob. Sebenarnya, pas saat nulis postingan ini saya masih pusing tujuh keliling rasanya, makan juga masih belum berselera. Tapi apa mau dikata, sepekan dan kasur rasanya sudah cukup lama.
Saya jadi ingat moment sebelum diwisuda tahun lalu, saya juga sempat terbaring lemah bahkan melebihi dua minggu. Ironisnya meski kondisi tubuh sudah harus diopname, saya tetap adu otot dengan dokter [baca:adu mulut :) ]untuk tetap rawat jalan. Alasan saya ada dua saat itu, pertama saya takut jarum infus beserta keluarganya dan kedua saya tidak mungkin membebankan orangtua yang jauh-jauh datang ke Malang dengan sambutan saya terbaring lemah di rumah sakit. Dengan kengeyelan saya, akhirnya dokter menyerah dengan berkata
"Saya tidak akan bertanggung jawab jika terjadi apa-apa."
Saya pasrah. Hingga akhirnya Allah mengangkat juga demam panas tersebut.
Selama sakit banyak yang saya renungkan, tentang keteledoran menjaga kesehatan dan yang paling penting mengorek-mengorek kesalahan diri sendiri terlebih HABLUMINANNAS dan yang paling utama HABLUMINALLAH.
Ah, Sepekan dan kasur membuat saya kembali tersadar bahwa memang benar segala sesuatu yang terjadi pada diri kita pasti ada hikmah yang tersembunyi. Positive thinking saja dengan apa yang Allah beri.
Semoga para sahabat semua yang sedang dalam keadaan sakit, sakit badan, hati atau apalah segera diangkat sakitnya dan segera sehat [move on juga :p ]. Karena sehat nikmat paling berharga.
[…] Source: Sepekan dan Kasur […]
BalasHapus