Mother's Day is Everyday

Hari ini timeline Facebook, BBM, Instagram, Line, dan twitterku dipenuhi oleh status menyejukkan. Isinya apalagi kalau bukan tentang 'Mother's Day'. Ada yang kira-kira bunyinya begini 'Semoga Ibuku dan Ibumu besanan #Happy mother's day."

Wow That Amazing.

Aku misalnya, sejak dua tahun terakhir ini bisa dikatakan tidak pernah absen menulis tentang 'Mother's Day' [beberapa di blog lama]. Aku suka. Itu alasannya. Sangat suka ketika harus menulis dan menceritakan tentang sosok IBU. Bagiku, menulis banyak hal tentang IBU tidak akan pernah habis. Aku tidak perduli meski Mamakku bukanlah seorang ibu-ibu sosialita yang saban hari berkutat dengan media social, aku juga tidak perduli ketika Mamakku bukanlah tipe Ibu kebanyakkan yang sudah handal bermain facebook hingga instagram. Bahkan meski beliau hanya bisa mengangkat telpon dan membalas sms [short message service] aku akan tetap menulis tentangnya di laman blogku bahkan mungkin bukuku [kelak :) ].

Alasannya kenapa? Karena aku suka. Karena Mamakku adalah Ibuku. Aku akan memberitahu beliau manakala bertelpon atau bercakap langsung - bahwa aku menulis tentangnya di blog atau event-event menulis yang aku ikuti.

Terlebih dan terlampau banyak sekali kelakuan bahkan ucapan yang acapkali membuat Mamak kemudian merasa sedih, aku tetap akan terus berusaha membuatnya bahagia. Ini tentu PR besar yang harus diselesaikan sebagai seorang anak.

Tentang 'Mother's Day', menurutku wajar saja kalau kebanyakan orang lantas menulis status tentang IBU ditanggal 22 Desember ini. Toh, pada tanggal 17 Agustus pun semua megucapkan 'Independent Day' di akun sosial media mereka. Itulah fenomena hari ini yang kita saksikan.

Fenomena lainnya adalah ada saja yang berkata 'Buat apa bikin status manis-manis tentang IBU kalau masih ini, itu, bla, bla.' Ujung-ujung justu menimbulkan pro dan kontra tentang kenapa hari IBU hanya 1 hari saja, apa kita harus berbakti hanya satu hari saja. Jawabannya jelas saja NO. Ingat NO. Seumur hidup bahkan hingga berhenti bernafas kita tetap hari berbakti kepada IBU. Wong jelas-jelas tiga kali untuk dihormati disebutkan dalam hadist Nabi.

Mengenai hari IBU, menurutku Mother's day is everyday. Namun jikalau hari ini adalah Mother's Day. Sah-sah saja. Dengan status kebanyakan yang mengucapkan Happy mother's day juga sah-sah saja. Hanya saja perlu sekali kita sama-sama merenung, apa sesungguhnya makna 'Happy Mother's day'. Apa hanya sebatas sebuah kalimatnya yang bisa kita delete begitu saja. Tentu bukan dong.

Yuk sama-sama kita bermuhasabah dimoment 'Mother's day' ini. Sudah sejauh mana kita berbakti kepada kedua orang tua kita? Sejauh mana mereka tersenyum bahagia karena kita?

Agar moment ini bukan hanya sebatas tanggal tanpa makna.

cats

Ilustrasi: google.com

Komentar

  1. Come On... I'm looking forward to ur english-story blog, han.

    BalasHapus
  2. Grammarnya masih acak-acak. I hope as soon as possible Wahyu.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuk Gabung Komunitas Ikatan Kata

Terimakasih Malang